Info Tempat
iank muin

Tempat Wisata di Kota Probolinggo

Tempat-tempat wisata di Kota Probolinggo


Meseum Kota Probolinggo

Markas Kodim 0820
Markas Kodim 0820 (Jalan Panglima Sudirman, di bangun tahun 1953 )
Bangunan yang terletak di Jl. Soekarno Hatta Probolinggo ini, didirikan kurang lebih pada tahun 1953. Di usianya yang sudah menginjak usia 62 Tahun ini, kondisi fisik bangunannya masih terlihat baik.
                Perawatan yang dilakukan oleh pihak pengelola sudah sangat baik. Sehingga menyebabkan bangunan ini tidak mengalami kerusakan fisik yang cukup berarti semenjak awal didirikan,. Ciri ornamen pada facade bangunan, seperti bentuk kolom, pintu dan jendela, hampir tidak mengalami perubahan yang berarti dari bentuk aslinya. Ciri khas bangunan lama masih kental terlihat pada facade bangunan, nilai-nilai orisinalitas, estetika, serta maintinance bangunan diterapkan dengan sangat baik pada bangunan ini.
                Bangunan ini dikategorikan ke dalam klasifikasi Madya, yaitu bangunan gedung dan bangunannya yang secara fisik bentuk asli eksteriornya sama sekali tidak boleh di ubah, namun tata ruang dalamnya dapat diubah sebagian dengan tidak mengurangi nilai-nilai perlindungan dan pelestariannya.


Museum Kota Probolinggo

Probolinggo terletak dimuara sungai utama yang melalui Probolinggo dahulu bernama Kali Banger. Itulah sebabnya sampai tahun 1765, probolinggo masih dikenal dengan nama banger. pada saat penyerahan kota ini kepada VOC, tercatat bahwa banger hanya merupakan pemukiman dengan sekitar 50 keluarga dan selanjutnya diperintah langsung oleh VOC.

pada masa pemerintahan Deandels (1808-1811), tepatnya pada tahun 1810,probolinggo dijual sebagai tanah patikelir kepada kapten Han Tik Ko dari Pasuruan seharga 1.000.000 ringgit. pada waktu itu afdeling probolinggo luasnya 36,5 mil yang meliputi 382 desa dan jumlah penduduknya 39.982 jiwa. Kapten Han Tik Ko kemudian dikenal sebagai Babah Tumenggung yang menempati Kabupaten Baru letaknya disebelah selatan alun-alun.

Tahun 1814 terjadi pemberontakan atas kekuasaan Han Tik Ko yang dibantu oleh orang-orang Inggris yang akhirnya Probolinggo dapat dibebaskan kembali. Sebelah timur alun-alun probolinggo didirikan tempat pemakaman perwira-perwira inggris yang gugur. setelah itu probolinggo kembali diperintah oleh Belanda sampai tahun 1940-an.

Sejak 1855 Probolinggo sudah menjadi Ibukota Karasidenan Probolinggo dan kemudian menjadi ibukota afdeling (sederajat dengan kabupaten) yang termasuk karasidenan Pasuruan dikarenakan letaknya yang strategis dan penting. sampai tahun 1855 daerah probolinggo merupakan satu wilayah dengan Besuki sebagai Ibukotanya. setelah tahun 1855 Pasuruan, Probolinggo, Besuki, dan Banyuwangi dijadikan karasidenan dengan nama karasidenannya mengikuti nama-nama Ibukotanya.

Setelah Undang-undang desentralisasi tahun 1903 dan disusul dengan pelaksanaannya tahun 1905
Probolinggo mempunyai situs Gementee(Kotamadya). Probolinggo mempunyai sarana infrastruktur yang baik dengan kota-kota lain di Jawa Timur. Probolinggo dilalui Grotepostweg(jalan raya) yang menghubungkan kota-kota di pantai utara jawa mulai dari anyer di Jawa Barat sampai Penarukan di Jawa Timur. Jaringan Rel kereta Api dari Surabaya sampai Pasuruan sepanjang 63 Km selesai dibangun oleh Stadpoowegen (SS) pada tahun 1878, kemudian diperpanjang sampai Probolinggo pada tahun 1884. pada tahun 1895 rel kereta api disambung lagi dari Probolinggo - Klakah. Tahun 1896 menyusul dibangun jaringan rel kereta api ke Lumajang dan Paciran selanjutnya diteruskan lewat Jember ke Bondowoso. Tahun 1897 pembangunan dilanjutkan sampai pelabuhan Panarukan.

Inventarisasi bangunan Kolonial di Kota probolonggo yang dilaksanakan dari tanggal 24 November sampai dengan 4 Desember 2011 ini berhasil mendata tujuh buah bangunan kolonial serta satu Buah struktur,Penataan Bangunan Gedung (Cagar Budaya) yang dilindungi dan dilestarikan oleh Pemerintah Kota Probolinggo telah ditetapkan :
- Perda Nomor 10 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Cagar Budaya dan Museum.
- Surat Keputusan Walikota Probolinggo No. 188.45/198/Kep/425.012/2013 tertanggal 27 Maret 2013 tentang penetapan 10 bangunan yang dimasukkan dalam klasifikasi bangunan cagar budaya.
- Surat Keputusan Walikota Probolinggo No. 188.45/191/Kep/425.012/2015 tentang Tim Cagar Budaya.

Subscribe to this Blog via Email :
Previous
Next Post »